Di Apple App Store, New York Times dan New York Post menemukan ratusan aplikasi belanja palsu. Seperti yang dinyatakan CNET, masalahnya juga tersedia di Google Play Store.

Meskipun beberapa aplikasi palsu hanya menampilkan iklan yang mengganggu, yang lain dapat menimbulkan bahaya yang lebih besar. Aplikasi palsu ini mungkin berisi malware yang dapat mencuri informasi pribadi seseorang.
Baca juga

Baca juga : Jasa Backlink dan Jasa Backlink PBN

Selain itu, scammer juga dapat mengambil keuntungan jika pengguna aplikasi memasukkan informasi kartu kredit mereka di aplikasi palsu. Berikut beberapa kiat untuk membedakan aplikasi asli dari aplikasi palsu.

1. Lihat pembuat aplikasi
Anda harus berhati-hati saat memeriksa nama pembuat aplikasi. Artis artis biasanya menggunakan nama yang mirip dengan pencipta aplikasi asli. Misalnya, Overstock.com adalah aplikasi asli dan Overstock Inc. adalah pembuat aplikasi palsu.

2. Tinjau ulasan di App Store atau Play Store
Aplikasi yang sebenarnya biasanya memiliki ribuan ulasan. Bahkan aplikasi palsu biasanya tidak memiliki ulasan sama sekali.

3. Lihat tanggal rilis aplikasi
Aplikasi palsu biasanya memiliki tanggal rilis yang relatif baru. Meskipun aplikasi asli biasanya hanya menampilkan tanggal pembaruan terakhir. Misalnya, aplikasi Overstock palsu baru dirilis pada 26 Oktober tahun ini.

4. Periksa kesalahan dalam nama dan deskripsi
Sebagian besar aplikasi palsu ini berasal dari China. Karena bahasa Inggris bukan bahasa asli mereka, perhatikan apakah ada kesalahan dalam nama dan deskripsi aplikasi.

5. Hati-hati dengan aplikasi yang menawarkan diskon
Jika aplikasi menawarkan diskon besar yang tidak mungkin, berhati-hatilah. Karena kemungkinan itu, aplikasi hanya berniat untuk menipu.

6. Pastikan Anda mengunduh aplikasi resmi
Ketika Anda ingin mengunduh aplikasi tertentu, Anda dapat mengunjungi situs web resmi. Temukan tombol atau ikon yang menawarkan untuk mengunduh aplikasi mereka. Ini akan membawa Anda ke aplikasi resmi situs di App Store atau Play Store.